Sabtu, 14 September 2013

Melihat Sekitar Anda

Pernahkah anda berfikir dan mengingat akan orang-orang disekitar anda, apakah anda sadar ada banyak orang lain yang membutuhkan bantuan dan atau keikhlasan anda? Tidak banyak dan tidak semua orang sadar akan hal itu. Lihatlah sekeliling anda, begitu banyak yang membutuhkan, yang jauh lebih terpuruk keadaannya dibanding kita. Jika anda berfikir bahwa anda orang yang paling sukses, anda keliru. Dan jika anda berfikir bahwa anda yang paling terpuruk, anda juga salah.
Bukan anda yang paling sukses, dan bukan anda yang paling sulit menjalani hidup. Hidup berputar, tak selamanya berada di atas, dan tak selamanya berada dibawah. Yang harus kita ingat adalah, bagaimana mensyukuri nikmat saat berada di atas, dengan kata lain saat kita sukses. Namun, janganlah mengeluh ketika anda merasa dan sedang berada dibawah, alias terpuruk. Karena saat kita dalam keadaan susah dan sulit, maka disanalah kita harus merenungkan, apakah kita melakukan kesalahan, ataukah saat sedang sukses kita tidak ingat pada seseorang yang membutuhkan bantuan kita.
Saat mengalami masa sulit, kita belajar bagaimana cara bangkit kembali, dengan bekerja keras dan keikhlasan. " Ketika kita terjatuh, maka kita akan belajar bangun/bangkit kembali " . Maka darisanalah kita merasakan makna bekerja keras, dan mengingat bagaimana sulitnya menjalani hidup.
Namun jangan lupa akan satu hal! Anda bekerja keras karena anda mampu berbuat sesuatu. Terpikirkah oleh anda, bagaimana dengan orang yang tidak mampu melakukan apa-apa? Disanalah kita harus mengingat dan membagi kesuksesan anda. Karena jika anda berada dalam posisi mereka, andalah yang akan mendapat bagian dari kesuksesan orang lain.
Belajarlah mengingat dan memikirkan orang lain. Bekerja keraslah saat anda mampu. Namun, lakukan hal berarti saat anda tidak dapat melakukan sesuatu. Setidaknya, jangan merugikan orang lain. Karena kerugian terbesar dalam hidup adalah, merugikan seseorang.

Tidak ada komentar: